Sabtu

Wisata Sehat dan Murah Di Kebun Raya Bogor


Menjelang liburan tiba atau liburan hari raya, Kebun Raya Bogor kerap dikunjungi banyak orang dari berbagai lapisan. Kebun raya yang tetap dijaga kelestariannya memang sangat diminati untuk dikunjungi, karena selain murah juga memberikan susana sejuk menyegarkan


Kebun Raya Bogor masih menjadi primadona wisata Kota Bogor, terbukti setiap tahun, menjelang musim liburan, baik liburan sekolah maupun liburan hari raya, sering dipadati para wisatawan lokal dan mancanegara. Mereka yang datang tidak hanya warga yang tinggal di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), namun banyak juga yang berasal dari kota lain seperti Bandung, Semarang, Lampung, dan kota lainnya. Nurhayati (56), salah satu pengunjung KRB yang mengaku berasal dari Kota Tangerang mengatakan, ia bersama keluarganya sengaja datang ke Bogor karena ingin menikmati suasana sejuk dan nyaman di dalam Kebun Raya Bogor. "Di sini udaranya segar dengan pemandangan indah sehingga kami sekeluarga rutin jika libur sekolah meluangkan waktu untuk datang ke sini," katanya saat ditemui di lokasi Taman Teratai Kebun Raya Bogor, Selasa (26/6) lalu.Para pengunjung Kebun Raya Bogor, biasanya datang secara rombongan atau berkelompok. Tetapi ada juga pengunjung yang datang secara perorangan, bahkan banyak dari mereka yang datang dengan pasangan masing-masing. Praktis, nyaris di setiap sudut taman atau di bawah rerimbunan semak dan pepohonan besar yang telah berusia ratusan tahun itu, kita akan melihat beberapa pasangan muda-mudi sedang asyik memadu kasih bersama pasangannya.

Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kebun Raya Bogor Amas, SE, MM, mengakui selalu ada peningkatan jumlah kunjungan setiap menjelang liburan dan selama liburan. "Biasanya jumlah pengunjung naik tiga kali lipat dari hari biasa. Sehari bisa mencapai 5.000 hingga 7.000 pengunjung," ungkapnya.Mengetahui kondisi tersebut, pihaknya selalu mengantisipasi membeludaknya jumlah pengunjung Kebun Raya Bogor dalam menghadapi musim liburan sekolah tahun ini. Berbagai langkah dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung Kebun Raya Bogor. Upaya tersebut yakni dengan melakukan koordinasi dengan petugas terkait seperti dari kepolisian, DLLAJ, serta penambahan jumlah personel satpam Kebun Raya Bogor sendiri. Untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan ini, kami telah meminta bantuan petugas dari kepolisian dan DLLAJ Kota Bogor. "Mereka nantinya yang akan bertugas membantu dalam mengatur kelancaran lalu lintas di sekitar Kebun Raya Bogor. Sedangkan untuk menjaga keamanan di dalam KRB sendiri, kami juga telah melibatkan sejumlah tenaga bantuan dari Brimob Kedunghalang. Bahkan kemarin kami juga telah menambah petugas keamanan kami sebanyak 13 personel," katanya.
Lebih lanjut Amas menjelaskan, penambahan jumlah petugas keamanan di dalam KRB itu dilakukan demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di dalam KRB. Sebab, sesuai fungsi dan peran KRB itu sendiri, selain sebagai lokasi wisata, namun ada fungsi utamanya yakni sebagai kawasan konservasi dan lembaga penelitian. "Kami tidak mau kecolongan, jika ada beberapa koleksi tanaman kami rusak atau hilang karena ulah tangan jahil dari pengunjung," tegasnya. Untuk memudahkan koordinasi dan pengawasan bagi setiap pengunjung pada musim liburan sekolah tahun ini, pihaknya terpaksa menutup pintu masuk III yang ada di depan Plaza Pangrago dan dialihkan ke pintu IV yang berlokasi di depan Kampus IPB. Sedangkan untuk semua pengunjung yang membawa kendaraan hanya dapat melalui pintu utama di depan Pasar Bogor. Amas menjelaskan, khusus untuk pintu III yang akan ditutup selama musim liburan sekolah itu, baru akan dibuka pada pukul 17.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB. Hal ini dilakukan untuk memberi kesempatan bagi pengunjung Kafe Dedaunan. "Jadi, sebelum jam tersebut, semua kendaraan hanya kami perbolehkan masuk melalui pintu utama. Sedangkan bagi pengunjung yang mengunakan kendaran bus akan ditempatkan (parkir) di lokasi Terminal Pariwisata Baranangsiang. Para pengunjung kemudian dapat masuk dengan berjalan kaki melalui underpass dan masuk KRB melalui pintu IV yang telah kami sediakan," terangnya. Pada musim liburan sekolah tahun ini, ditegaskan Amas, pihak KRB tidak akan menggelar acara spesial atau melakukan perubahan lainnya. Harga tiket masuk tetap sebesar Rp 5.000,00 per orang. Waktu buka- tutup Kebun Raya Bogor mulai dari pukul 08.00-17.00 WIB. Sedangkan untuk pembelian tiket masuk, pengunjung dapat dilayani di Pintu I (depan Pasar Bogor), Pintu II (Kantor Pos), Pintu IV (depan IPB). Pada hari biasa, pengunjung kami berkisar antara 1.000 sampai dengan 3.000 orang per hari. Namun pada hari libur biasanya akan meningkat sampai 5.000 orang per harinya. "Kami sendiri telah memperkirakan pada musim liburan sekolah tahun ini, jumlah pengunjung kami akan melonjak hingga 70-90 persen dari jumlah tersebut. Mengingat pada musim liburan tahun lalu saja kami rata-rata menerima pengunjung antara 7.000-8.000 orang per hari, padahal saat itu kita tahu di wilayah Jabodetabek banyak terjadi bencana banjir dan sekarang ini kita lihat kondisi cuaca jauh sangat mendukung untuk berwisata," ujarnya. (PK-3)***

Tidak ada komentar: