
Memasuki halaman Pondok Sekar Arum, pandangan kita akan langsung disuguhi dengan suasana yang asri. Kita akan melihat beragam jenis tanaman yang tertata apik di sekelilingnya. Agak masuk lagi, kita akan menemui tempat bersantap dengan konsep lesehan. Tempat yang nyaman untuk bersantai sambil bersantap.
Pondok Sekar Arum berada di daerah Laladon Bogor dan berdiri sejak Maret 2007 silam. Menurut pemiliknya yang akrab dipanggil Bapak Agung, Pondok Sekar Arum memadukan konsep resto dan tanaman hias. “Saya ingin di Bogor ada tempat makan yang nikmat dengan suasana yang santai. Pengunjung, dapat menikmati makanan dengan suasana yang dikelilingi tanaman hias,” katanya pada AdInfo pada suatu kesempatan.
Pondok Sekar Arum berdiri di atas lahan dengan luas kurang lebih satu hektar. Tempatnya sangat asri dan segar dengan udara yang bebas volusi. Didalamnya terdapat dua tempat bersantap yakni lesehan dan yang menggunakan kursi atau sofa. Kedua tempat ini bisa dipilih sesuai keinginan pengunjung.
Berbagai tanaman hias dan tanaman keras mengelilingi tempat ini. Sehingga tak heran bila suara bising atau debu bisa tersaring oleh hijaunya tanaman yang ada. Untuk tanaman hias seperti anthurium, aglonema dan sebagainya bisa dibeli sesuai keinginan. Begitu juga dengan tanaman keras seperti jambu, durian dan mangga.
“Ada sekitar ratusan tanaman disini. Dirawat oleh orang-orang yang mengerti akan tanaman. Perawatan tanaman tidak menggunakan bahan-bahan kimia sehingga, menghasilkan buah, bunga dan sayuran yang aman untuk dikonsumsi,” kata pria asli jawa timur ini.
Pondok makan ini juga dilengkapi dengan kolam ikan dan sarana main anak seperti ayunan, sehingga sangat tepat bagi keluarga untuk menikmati keceriaan sambil bersantap bersama.
Sebagai tempat makan, Pondok Sekar Arum sengaja menyediakan masakan khas Jawa Timur seperti, pecel madiun, rawon, serabi siram hingga es dawet campur. Bagi pengunjung yang datang kelezatan pecel madiun, jangan sampai terlewatkan untuk dicoba. Komposisi pecel ini terdiri dari srundeng, kering tempe, dan penyek kacang. Sementara untuk sayurannya terdiri dari daun kenikir, bunga turi, kacang panjang, toge, dan daun singkong. Harga satu porsi pecel Madiun Rp9500.
Semua sayuran yang digunakan diambil dari kebun sendiri sehingga sangat fresh ketika disantap. Ciri khas dari pecel madiun, memang selalu ada bunga turi dan daun kenikir, sehingga tak heran bila disekitar pondok makan ini banyak ditumbuhi tanaman tersebut.
Setelah puas menikmati menu yang ada, tak ada salahnya untuk mencoba es dawet campur sebagai minuman penutup. Es dawet campur merupakan minuman khas pondok makan ini. Segelas harganya Rp 6.500. Selain cendol hijau, campuran lainnya adalah ketan hitam dan bubur sum-sum. Campuran bahan menciptakan cita rasa yang benar-benar khas dan tidak pernah ditemukan pada minuman dawet lainnya. Rasa manis dihasilkan dari gula aren, sehingga begitu menyegarkan. Paduan antara santan dengan gula aren yang begitu pas.
Pondok Sekar Arum memberi satu nuansa tempat bersantap yang khas. Sehingga kebersamaan akan selalu tetep terjaga. Untuk itu, tak ada salahnya bila pondok makan ini menjadi referensi tersendiri bagi siapaun yang ingin mendapatkan suasana yang mengesankan.
Pondok Sekar Arum buka setiap hari, dan tutup hanya hari selasa. Kunjungan Anda sekeluarga selalu dinantikan di tempat ini.
Selasa
Pondok Sekar Arum Bersantap Sambil Menikmati Hijaunya Tanaman
Diposting oleh
Majalah AdInfo Bogor
di
10.46
0
komentar
Label: Khas
Rabu
Ceria Bersama Bernyanyi di Karaoke Keluarga

Setiap orang pasti suka menyanyi. Tidak peduli suara sumbang, asalkan tidak mengganggu orang lain bisa untuk menghibur diri. Memulai dengan bakat menyanyi yang terpendam bisa membawa pada prestasi yang gemilang. Bernyanyi yang mengedepankan privasi bisat dilakukan di sebuah karaoke keluarga.
Bagi sebagian orang bernyanyi adalah kehidupan. Bernyanyi sangat identik dengan musik dan bisa menjadi pemicu bagi jiwa untuk mendapatkan ketenangan dan kedamaian hati.
Keberadaan karaoke kadang punya imej negatif. Penilaian masyarakat terhadap tempat ini amat berbau hura-hura, karena menampilkan gemerlap lampu kelap kelip yang temaram dengan kepulan asap rokok yang pengap.
Namun, lambat laun pemahaman terhadap karaoke mulai terkikis. Terlebih saat ini banyak karaoke yang memberikan kosep hiburan keluarga yang penuh keceriaan. Di kota-kota besar banyak tempat karaoke yang memberi fasilitas untuk sekedar menyalurkan hoby dan menghilangkan kepenatan akibat rutinitas sehari-hari.
Bagi warga komunitas Bogor, kini sudah bisa merasakan nyamannya bernyanyi, karena di salah satu Mall terbesar di kota Bogor, Inul Vista KTV hadir sebagai tempat untuk berkaraoke bersama. Tempat karaoke ini sengaja dikemas sebagai karaoke keluarga.
Menurut General Manager Inul Vista Bogor, Wayan, penilaian miring pada tempat karaoke sudah mulai hilang, karena Inul Vista menerapkan konsep karaoke keluarga yang siapapun bisa bernyanyi dengan senang dan ceria. “Kami menyediakan tempat karaoke untuk bernyanyi dengan bebas mengekspresikan gaya,” katanya pada AdInfo disela-sela pekerjaannya.
Inul Vista yang baru jasa grand opening pada Nopember 2008 lalu, adalah murni karaoke keluarga dengan memberikan fasilitas pendukung yang sangat lengkap. Beberapa ruang untuk berkaraoke bisa dipilih sesuai kebutuhan. Mulai dari ukuran small, medium, large, deluxe, VIP hingga VVIP.
Secara keseluruhan, Inul vista memiliki lebih dari 20 ruang karaoke dengan daya tampung yang berbeda-beda. Untuk ruang karaoke ukuran kecil bisa menampung sedikitnya 6 orang, ruangan sedang bisa menampung 8 orang dan ruangan besar yang bisa menampung 10,15, 25 hingga 30 orang.
Seluruh ruang karaoke di desain dengan penataan interior ekskluif yang dilengkapi peralatan audio visual terkini, seperti wireless keyboard, layar televisi ukuran besar serta sound system yang menghasilkan suara yang sempurna. Semua lagu diset secara computerized dengan puluhan ribu lagu-lagu terkini, mulai lagu tanah air hingga mancanegara dengan berbagai jenis aliran musik.
Selain dapat melantunkan tembang kesukaan, pengunjung Inul Vista juga dapat merekam sendiri suara dan gaya bernyanyi dengan mengabadikannya melalui video shoting. Sehingga tak bisa bayangkan anda bagaikan penyanyi terkenal.
Karaoke keluarga yang bisa dinikmati oleh anak-anak hingga dewasa ini juga memberikan paket-paket acara seperti ulang tahun, arisan, gathering dan acara lainnya. Serta menyediakan bar dan resto untuk menikmati menu masakan dan sarana hot spot bagi yang ingin ber-internet ria. Chatting antara ruang yang satu dengan ruang lainnya, juga bisa dilakukan disini.
Dengan keramahan para kru yang kerap diberikan kepada siapa saja yang datang serta ditunjang dekorasi yang eksentrik, sudah sepantasnya untuk datang ke tempat karaoke ini untuk mengasah kemampuan vokal. Biaya berkaraoke dengan sedikitnya 2 jam sangatlah terjangkau dan berfariasi antara Rp60.000 sampai Rp270.000. Diberikan potongan harga hingga 50 % selama happy hour dari hari senin hingga kamis mulai pukul 11 siang hingga pukul 5 sore.
Bernyanyi di tempat karaoke milik Inul Daratista ini, kita bisa mencurahkan emosi bernyanyi dengan melantunkan nada lewat lagu-lagu pilihan. Meski belum sehebat penyanyi professional secara khusus telah memberikan kepuasan dan rasa percaya diri. Dan jangan salah, kebiasaan bernyanyi bisa memunculkan kembali talenta yang bertahun-tahun terpendam. Karena banyak beberapa pemenang lomba menyanyi, berawal dari tempat ini.
Diposting oleh
Majalah AdInfo Bogor
di
15.12
0
komentar
Label: Khas
Industri Jaket Kulit Merk Kalong Siap Tembus Pasar Ekspor

Bagi penyuka jaket, memakai kulit asli adalah satu kebanggaan. Meskipun harus merogoh kocek dalam-dalam demi mendapatkan jaket kulit asli, itu bukan sesuatu yang membebankan. Untuk mendapatkan jaket kulit asli, dapat mengunjungi industri jaket kulit asli Merek Kalong yang berada di Kedung Halang Kota Bogor.
Jaket kulit merk Kalong berdiri akibat maraknya penguna jaket kulit untuk berbagai kebutuhan. Jaket kulit prouksi Kalong memakai bahan baku kulit asli dengan kualitas eksport seperti yang digunakan dipabrik-pabrik melalui proses Quality Control. Kulit yang digunakan sebagian besar kulit kambing, domba dan sapi yang didapat dari suplier khusus dari berbagai daerah di Jawa.
Industri jaket kulit Kalong berdiri sejak tahun 2001 silam. Dalam memulai usahanya, Sutarmanto -pemilik Jaket Kulit Kalong- membeli beberapa unit mesin jahit jenis High Speed Auto Lock kualitas eksport. ”Mesin jahit ini berbeda dengan mesin jahit biasa dimana pada setiap jahitan secara otomatis saling mengikat. Jahitan yang dihasilkannya pun begitu kuat dan rapi,” katanya.
Sebelum proses pembuatan jaket dilakukan, Sutarmanto membuat desain dari hasil rancangan sendiri. Tak heran jaket kulit disini menampilkan model yang banyak diminati banyak orang khususnya bagi pengendara sepeda motor. Jaket kulit elegan yang banbyak digunakan untuk eksekutif juga di produksi disini. Desain yang dibuat sangat memperhatikan segi estetika, kenyamanan yang memakainya.
Dalam menjalankan usahanya, Sutarmanto dibantu oleh beberapa penjahit yang berpengalaman, khususnya dalam menjahit jaket kulit. Produksi jaket kulit disini mempunyai kualitas unggul sehingga tak heran jika memberi bandrol harga yang fantastis. Harga jaket kulit yang berkisar Rp800.000-Rp.900.000.
Peminat jaket kulit Kalong tidak saja dari Bogor, banyak dari Jakarta yang datang kesini untuk mendapatkan jaket kulit asli. Jaket Kulit Kalong memberi jaminan dari sisi kualitas pelayanan dan kepuasan.
Produk jaket kulit tak hanya dijual di etalase, tapi juga dapat dipesan sesuai ukuran badan konsumen. Pemesananya pun relatif singkat. Pemesanan tidak hanya perseorangan tapi juga merambah ke perusahaan-perusahaan atau instansi. Kelebihan jaket yang ada disini memiliki nomor registrasi sendiri dan tercatat sehingga jelas siapa pembelinya. Hal ini tentu menambah kesan eksklusif dari jaket kulit tersebut.
Ditengah persoalan ekonomi yang berdampak pada industri dalam negeri, usaha jaket kulit Kalong tetap berjalan lancar, meskipun harga bahan baku terus menerus naik. Jaket kulit Kalong masih perlu melakukan pemasaran yang lebih baik. Dalam mengembangkan sayap usahanya, Jaket Kulit Kalong baru pada penguatan brand saja. Namun ke depannya jaklet kulit Kalong tidak saja ingin dikenal di pasaran lokal, tapi bisa tembus ke pasar internasional.
Diposting oleh
Majalah AdInfo Bogor
di
15.47
0
komentar
Label: Khas
Sabtu
Batik Tulis Tradisiku Batik Yang Bercirikan Bogor

Batik identik pada sebuah karya kerajinan tradisional Indonesia yang dikerjakan oleh tangan-tangan trampil dalam menyuguhkan karya-karya indah perpaduan jati diri seni dan budaya. Bogor tak mau ketinggalan untuk hal itu. Bagaimana batik bisa sampai ada di Bogor?
Pada awal tahun 2008, kerajinan batik mulai diperkenalkan di kota Bogor. Ini tak lepas dari peran pasangan suami istri Siswoyo dan Rukoyah yang pada awalnya hanya berdagang batik, dimana pemasarannya sampai ke wilayah Bogor dan sekitarnya.
Setelah melanglangbuana 5 tahun berdagang batik, tergerak hatinya untuk mengenalkan batik lebih jauh. Terlebih beberapa bulan terakhir ini terjadi gempuran habis-habisan akibat banyaknya batik import cina yang mengaku-aku batik, yang kian melahap pasar Indonesia.
“Batik dari negara cina itu bukan batik, itu adalah barang cetakan yang pola dan motifnya menyerupai batik, unsur seni dalam pengerjaannyapun tidak terlihat. Beda dengan batik-batik yang di Indonesia yang tidak saja menjual produk tapi juga menjual karya seni,” katanya Siswoyo semangat.
Atas dasar itulah, pasangan suami istri ini mendirikan tempat pembuatan batik yang pada awalnya usahanya mencari dukungan dan kerjasama dengan pihak terkait seperti Deperindagkop kota Bogor.
Setelah ada kerjasama yang menegikat, dibangunlah tempat pembuatan batik yang terletak di jalan Neglasari I kota Bogor. Disitu merupakan tempat tinggal pertama pasangan suami istri yang dulunya dijadikan kontrakan. “Daripada kosong akhirnya tempat itu digunakan untuk pembuatan batik berikut pelatihan pembuatan batik,” lanjut Siswoyo.
Selain sebagai pusat industri batik, tempat ini juga sebagai tempat pelatihan yang pelaksanannya didukung penuh oleh Deperindakop kota Bogor. Pelatihan ini memberi kesempatan khususnya ibu-ibu dan wanita disekitar tempat ini untuk mengikuti pelatihan membatik. “Pelatihan ini banyak memberi manfaat khususnya untuk menambah penghasilan. Mereka yang telah trampil membatik nantinya akan di rekrut untuk menjadi pekerja disini,” katanya.
Selain warga sekitar, tenaga kerja juga didatangkan dari Jogya, mereka kebanyakan adalah korban gempa Jogja beberapa waktu silam.
Kerajinan batik tulis inipun sampai ke telinga pejabat kota Bogor, tak heran jika tempat ini pernah dikunjungi Walikota Bogor beberapa waktu lalu. Beberapa batik sebagai oleh-oleh untuk kunjungan dinas keluar negeri juga pernah dibuat disini.
Batik Tulis Tradisiku ini juga pernah membuat seragam kerja dari perusahan furniture terbesar di Bogor dan pembuatan seragam harian dari beberapa instansi pemerintahan kota Bogor.
Meskipun, batik Neglasarai bukan sepenuhnya batik khas Bogor namun keberadaannya turut membantu industri pariwisata Bogor khususnya dalam menyediakan cinderamata yang khas Bogor dengan batik yang menampilkan motif-motif yang berkaitan dengan Bogor.
Motif yang sangat mencirikan Bogor seperti motif menjangan, bunga raflesia, kujang dan kebun raya. Batik tulis yang dibuat disini baru batik yang sifatnya santai atau untuk souvenir.
Tren menggunakan batik dalam kehidupan hari-hari kian meningkat. sehingga tak heran di banyak kantor, instansi dan swasta batik sudah menjadi pakaian yang biasa digunakan.
Diposting oleh
Majalah AdInfo Bogor
di
12.48
0
komentar
Label: Khas
Selasa
Seren Taun

Tahun baru dirayakan secara serentak diseluruh dunia, namun ada berbagai macam perayaan tahun baru dilakukan. Seperti Seren Taun yang kerap dilakukan warga sunda pakuan yang setiap tahunnya.
Seren Taun berarti serah terima tahun, dari tahun yang sudah dilewati kepada tahun yang akan datang atau disebut dengan pergantian tahun. Perayaan seren taun merupakan upacara yang sangat sakral dengan nilai-nilai dan falsafah hidup. Di dalamnya mengandung prosesi spiritual yang kaya akan nilai-nilai religius, sebagai upaya pendekatan diri kepada Tuhan YME dan kepada alam.
Seren Taun 2008, berdasarkan perhitungan tahun penanggalan Sunda diselenggarakan 4 hari berturut-turut dari tanggal 23 Januari 2008 hingga 27 Januari 2008 di kampung budaya Sindang Barang, Bogor. Beberapa kegiatan dilakukan seperti bakti sosial, sunatan missal dan berbagai kegiatan seni dan budaya Sunda seperti ngembang ke makam leluhur, prosesi cikukulu, upacara ngangkat, siraman rohani/doa, Ijab seren taun, Sedekah kue, helaran kesenian/ngarak munding, nugel munding, sedekah daging, kendang penca, hiburan kesenian traditional, berebut dongdang, wayang golek dan sebagainya.
Dalam kehidupan masyarakat Sunda yang kental dengan unsur pertanian, Seren Taun merupakan wujud ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil bumi yang melimpah, tentu dengan harapan agar mendapatkan hasil panen yang lebih baik pada tahun-tahun yang akan datang. Seren Taun telah berkembang sejak jaman Pajajaran. Pada saat itu pelaksanaannya dilakukan secara serentak di seluruh wilayah kerajaan mulai dari Pakuan sampai daerah kapuunan dan kakolotan.
Seren taun dirayakan bersamaan dengan tahun baru masehi. Perayaan tahun baru masehi yang cenderung bernuansa hura-hura tanpa memiliki makna, perayaan seren taun penuh dengan simbol-simbol budaya banyak pengaruh termasuk dari agama Islam.
Sebelum prosesi seren taun ada beberapa prosesi ritual yang dilakukan yaitu prosesi Jatnika Nibakeun Sri ka Bumi. Prosesi ini dilakukan di saat menyebar benih hingga menuai benih selama 45-50 hari. Selanjutnya ada prosesi Jatnika Ngamitkeun Sri ti Bumi yang dilanjutkan dengan Ngunjal dan Rasul Pare di Leuit atau memasukkan padi ke dalam lumbung padi dan puncaknya terakhir upacara seren taun.
Jika pada tahun baru masehi banyak diramaikan dengan pagelaran musik pop, rock atau dangdut, maka pada seren taun menggelar pagelaran musik tradisional seperti Angklung, Tanjidor dan Calung. Demikian pula bila tahun baruan terdapat konvoi kendaraan roda dua atau roda empat, maka dalam seren taun diadakan arak-arakan yang dikenal dengan Helaran.
Semua masyarakat baik laki-laki atau perempuan mulai dari anak-anak, muda-mudi hingga orang tua ikut dalam barisan Helaran. Mereka berjalan dengan mengenakan pakaian khas Sunda. Dalam Helaran tersebut terdapat satu barisan khusus yang disebut dongdang yaitu sekelompok orang yang bertugas memanggul hasil bumi seperti padi, sayur-mayur, dan buah-buahan. Selain itu dalam helaran diiringi pula tarian massal serta atraksi kesenian seperti Kendang Pencak, Parebut Seeng, Angklung Gubrag, Calung, dan Reog.
Penyebab seren taun hanya tersisa di kampung adat adalah berkaitan dengan ketersediaan perangkat upacara. Di kampung-kampung adat perangkat upacara seperti leuit, lisung dan alat-alat musik tradisional masih tersedia dan terpelihara dengan baik.
Selain untuk meningkatkan perekonomian warga Sindang Barang, kata Maki, acara ini juga lebih menitik beratkan pada kegiatan Visit Indonesia Year 2008 yang saat ini tengah dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia. "Semoga saja dengan adanya acara Seren Taun ini dapat menarik minat turis-turis mancanegara untuk datang ke Bogor, sehingga Bogor nantinya akan mampu juga mendulang devisa yang besar bagi negara," tandasnya.
Seren taun akan tetap dijaga dan dilestarikan karena selain mengandung nilai budaya yang luhur, upacara ini juga memiliki potensi pariwisata dengan keunikan, kesakralan dan kelangkaannya. Bagaimanapun budaya Sunda merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas diri kita sebagai orang Sunda. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan ngamumule budaya sendiri.
Diposting oleh
Majalah AdInfo Bogor
di
12.23
0
komentar
Label: Khas
Senin
Temukan Aneka Bunga-bunga Tropis di Irisha Nursery

Maraknya perdagangan Anthurium, membuat pelaku Nursery berlomba-lomba dalam menyediakan segala jenis tanaman ini. Tidak luput dari perhatian, aneka jenis tanaman tropis bisa Anda temukan di Irisha Nursery sebagai koleksi jika sewaktu-waktu perputaran trend tanaman berubah.
Bagi pecinta tanaman, Irisha Nursery dapat dijadikan referensi untuk menambah koleksi tanaman Anda. Berbagai jenis tanaman tersedia disini, baik tanaman langka maupun tanaman semusim dan unik. Anda akan dibuat terpesona jika mengunjungi tempat ini, tanaman tertata apik pada wadah masing-masing di show room yang luasnya sekitar 250 m2.
Irihsa Nursery menyediakan banyak tanaman, bagi penghobi dan pebisnis tanaman bisa menyempatkan datang kesini untuk melihat–lihat, bahkan kalau Anda kepincut dan cocok apa yang Anda cari, bisa langsung membeli. Jenis tanaman tropis tersebut seperti Anthurium, Aglaonema, Caladium, Alokasia, Pachypodium, Philodendron dan jenis tanaman lainnya.
Selain Anthurium yang saat ini sedang ramai dari beberapa permintaan di tanah air, disini tetap membudidayakan tanaman lain. “Tanaman jenis lain tetap diperhatikan karena trend tanaman dari waktu ke waktu terus berputar dan selalu berubah, namun sekitar 2 tahun terakhir anthurium merupakan jenis tanaman yang menjadi pusat perhatian bagi para penghobi hingga pebisnis,” jelas Indra.
Selain menyediakan biji, kecambah (seedling), anakkan sampai indukkan, remaja dan dewasa dan berbagai jenis Anthurium siap panen, Irisha Nursery juga fokus pada pembibitan, seperti pada Anthurium tersedia bibit ukuran 2 hingga 4 daun. Bibit-bibit yang berkualitas disiapkan untuk penghobi atau Nursery-Nursery, dimana sekitar 70%-80% untuk dijual atau dipasarkan kembali.
Tidak saja terletak di lokasi strategis dan koleksi tanaman yang lengkap, Irisha Nursery juga menyediakan obat dan pupuk yang cocok digunakan pada semua tanaman. Pupuk khusus dari Irisha Nursery akan mendapatkan hasil pertumbuhan yang pesat. Kualitas tumbuh 2-3 kali lebih besar dibanding tanpa pupuk. Tidak perlu kawatir, pupuk sangat aman dan tanpa efek samping.
Lingkungan tumbuh tanaman tidak menemui kendala berarti dan segala perlakuan seperti penyemaian, pembibitan, penyiraman dan pemeliharaan sangat mudah, didukung dengan cuaca Bogor yang sangat cocok. Irisha Nursery juga memiliki kebun khusus pembudidayaan tanaman yang terletak di Ciomas dan Ciapus Bogor.
Seperti jenis Anthurium, bunga ini sangat cocok hidup dimana saja baik dataran tinggi maupun dataran rendah, asalkan jangan langsung terkena pancaran sinar matahari. Anthurium harus dinaungi dibawah pohon atau media perantara lain. Akibat, jika langsung terkena sinar matahari daun akan terbakar. Tanaman ini perawatannya sangat mudah juga tidak mudah stress, terlebih masih keluarga Arase yang memiliki akar besar, sangat kuat jika ingin ganti pot sehingga tidak membuat repot. Jenis Anthurium yang tersedia disini antara lain, Jenmanii, Hookeri, Corong, Garuda, Black Beuty, Garuda Corong dan lain-lain.
Irisha Nursery menerima pesanan dari seluruh wilayah Indonesia. Pesanan dapat dibeli dalam satuan atau eceran. Pesanan ke daerah akan dikirim melalui jasa paket seperti Tiki atau Pos. Meskipun hanya 1 biji atau 1 pot tetap dikirim dan bagi mereka yang butuh sample atau bagi pemain baru dapat dilayani tanpa membatasi jumlah pesanan.
Kelebihan lain yang dimiliki Irisha Nursery yang tidak dimiliki tempat lain adalah menerima pembelian dengan kartu kredit, seperti Visa, Master Card, American Express, hal ini untuk memudahkan pembeli yang kadang ada yang ingin simple tanpa harus membawa uang tunai. Penjualan dapat pula melalui internet.
Irisha Nursery menyediakan koleksi tanaman dengan kisaran dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Untuk omset awal sekitar 10 juta dan pada bulan Agustus 2007 menjadi puncaknya penjualan dimana mencapai Rp 500 juta, dan rata-rata dalam 1 bulan bisa mencapai Rp100 juta dan permintaan dalam terakhir ini sangat bagus.
Irisha Nursery bukan saja menjadi tempat koleksi tanaman tapi juga memberikan informasi seputar bisnis tanaman yang akhir-akhir ini sedang trend. Pintar-pintarnya kita melihat peluang, jenis tanaman apa yang akan booming menjadi kita punya persediaan dan siap untuk bermain dalam bisnis tanaman sesungguhnya.
Diposting oleh
Majalah AdInfo Bogor
di
15.41
0
komentar
Label: Khas
Sabtu
Wisata Sehat dan Murah Di Kebun Raya Bogor

Menjelang liburan tiba atau liburan hari raya, Kebun Raya Bogor kerap dikunjungi banyak orang dari berbagai lapisan. Kebun raya yang tetap dijaga kelestariannya memang sangat diminati untuk dikunjungi, karena selain murah juga memberikan susana sejuk menyegarkan
Kebun Raya Bogor masih menjadi primadona wisata Kota Bogor, terbukti setiap tahun, menjelang musim liburan, baik liburan sekolah maupun liburan hari raya, sering dipadati para wisatawan lokal dan mancanegara. Mereka yang datang tidak hanya warga yang tinggal di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), namun banyak juga yang berasal dari kota lain seperti Bandung, Semarang, Lampung, dan kota lainnya. Nurhayati (56), salah satu pengunjung KRB yang mengaku berasal dari Kota Tangerang mengatakan, ia bersama keluarganya sengaja datang ke Bogor karena ingin menikmati suasana sejuk dan nyaman di dalam Kebun Raya Bogor. "Di sini udaranya segar dengan pemandangan indah sehingga kami sekeluarga rutin jika libur sekolah meluangkan waktu untuk datang ke sini," katanya saat ditemui di lokasi Taman Teratai Kebun Raya Bogor, Selasa (26/6) lalu.Para pengunjung Kebun Raya Bogor, biasanya datang secara rombongan atau berkelompok. Tetapi ada juga pengunjung yang datang secara perorangan, bahkan banyak dari mereka yang datang dengan pasangan masing-masing. Praktis, nyaris di setiap sudut taman atau di bawah rerimbunan semak dan pepohonan besar yang telah berusia ratusan tahun itu, kita akan melihat beberapa pasangan muda-mudi sedang asyik memadu kasih bersama pasangannya.
Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kebun Raya Bogor Amas, SE, MM, mengakui selalu ada peningkatan jumlah kunjungan setiap menjelang liburan dan selama liburan. "Biasanya jumlah pengunjung naik tiga kali lipat dari hari biasa. Sehari bisa mencapai 5.000 hingga 7.000 pengunjung," ungkapnya.Mengetahui kondisi tersebut, pihaknya selalu mengantisipasi membeludaknya jumlah pengunjung Kebun Raya Bogor dalam menghadapi musim liburan sekolah tahun ini. Berbagai langkah dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung Kebun Raya Bogor. Upaya tersebut yakni dengan melakukan koordinasi dengan petugas terkait seperti dari kepolisian, DLLAJ, serta penambahan jumlah personel satpam Kebun Raya Bogor sendiri. Untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan ini, kami telah meminta bantuan petugas dari kepolisian dan DLLAJ Kota Bogor. "Mereka nantinya yang akan bertugas membantu dalam mengatur kelancaran lalu lintas di sekitar Kebun Raya Bogor. Sedangkan untuk menjaga keamanan di dalam KRB sendiri, kami juga telah melibatkan sejumlah tenaga bantuan dari Brimob Kedunghalang. Bahkan kemarin kami juga telah menambah petugas keamanan kami sebanyak 13 personel," katanya.
Lebih lanjut Amas menjelaskan, penambahan jumlah petugas keamanan di dalam KRB itu dilakukan demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di dalam KRB. Sebab, sesuai fungsi dan peran KRB itu sendiri, selain sebagai lokasi wisata, namun ada fungsi utamanya yakni sebagai kawasan konservasi dan lembaga penelitian. "Kami tidak mau kecolongan, jika ada beberapa koleksi tanaman kami rusak atau hilang karena ulah tangan jahil dari pengunjung," tegasnya. Untuk memudahkan koordinasi dan pengawasan bagi setiap pengunjung pada musim liburan sekolah tahun ini, pihaknya terpaksa menutup pintu masuk III yang ada di depan Plaza Pangrago dan dialihkan ke pintu IV yang berlokasi di depan Kampus IPB. Sedangkan untuk semua pengunjung yang membawa kendaraan hanya dapat melalui pintu utama di depan Pasar Bogor. Amas menjelaskan, khusus untuk pintu III yang akan ditutup selama musim liburan sekolah itu, baru akan dibuka pada pukul 17.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB. Hal ini dilakukan untuk memberi kesempatan bagi pengunjung Kafe Dedaunan. "Jadi, sebelum jam tersebut, semua kendaraan hanya kami perbolehkan masuk melalui pintu utama. Sedangkan bagi pengunjung yang mengunakan kendaran bus akan ditempatkan (parkir) di lokasi Terminal Pariwisata Baranangsiang. Para pengunjung kemudian dapat masuk dengan berjalan kaki melalui underpass dan masuk KRB melalui pintu IV yang telah kami sediakan," terangnya. Pada musim liburan sekolah tahun ini, ditegaskan Amas, pihak KRB tidak akan menggelar acara spesial atau melakukan perubahan lainnya. Harga tiket masuk tetap sebesar Rp 5.000,00 per orang. Waktu buka- tutup Kebun Raya Bogor mulai dari pukul 08.00-17.00 WIB. Sedangkan untuk pembelian tiket masuk, pengunjung dapat dilayani di Pintu I (depan Pasar Bogor), Pintu II (Kantor Pos), Pintu IV (depan IPB). Pada hari biasa, pengunjung kami berkisar antara 1.000 sampai dengan 3.000 orang per hari. Namun pada hari libur biasanya akan meningkat sampai 5.000 orang per harinya. "Kami sendiri telah memperkirakan pada musim liburan sekolah tahun ini, jumlah pengunjung kami akan melonjak hingga 70-90 persen dari jumlah tersebut. Mengingat pada musim liburan tahun lalu saja kami rata-rata menerima pengunjung antara 7.000-8.000 orang per hari, padahal saat itu kita tahu di wilayah Jabodetabek banyak terjadi bencana banjir dan sekarang ini kita lihat kondisi cuaca jauh sangat mendukung untuk berwisata," ujarnya. (PK-3)***
Diposting oleh
Majalah AdInfo Bogor
di
13.46
0
komentar
Label: Khas